Rabu, 23 Februari 2011

Tanpa Irfan Bachdim, Timnas U-23 Ditekuk Turkmenistan

Tim nasional Indonesia U-23 akhirnya harus mengakui keunggulan Turkmenistan 1-3 pada laga Pra Olimpiade yang dilangsungkan di Stadion Jakabaring, Palembang, Rabu (23/2).

Sempat unggul dulu di menit ke-13 berkat gol Titus, Indonesia kemudian kebobolan tiga gol. Satu gol dilesakkan Amanov di menit ke-16. Sedangkan dua gol lain dilesakkan Turkmenistan di babak kedua, ketika laga sudah memasuki 10 menit terakhir.

Serangan Indonesia yang ditukangi Alfred Riedl, seperti tumpul saat memasuki kotak penalti Turkmenistan. Padahal semestinya Indonesia memiliki Irfan Bachdim, pemain yang tidak dipanggil karena klubnya yakni Persema Malang berkiprah di Liga Primer Indonesia.

Padahal Irfan adalah pemain yang membela tim Merah Putih Senior di ajang Piala AFF lalu. Dia juga mampu menyumbangkan gol bagi Indonesia. Dari segi usia, Irfan masih bisa tampil karena dia kelahiran Agustus 1988, atau berusia 22 tahun.

Kendati tidak masuk skuat Merah Putih U-23, Irfan tetap menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia. Itu ditunjukkan di akun twitter-nya, Rabu (23/2), beberapa saat sebelum kick off.

Today I wanna wish U-23 good luck!! Hope to see a nice game!! GOOD LUCK!!, kicau Irfan. Bahkan ketiga Indonesia unggul 1-0, Irfan pun berkicau, GOOOAAAALLLLLLLL!!!!!!! INDONESIAAAAAA!!!!!.

Namun, apa daya. Tanpa Irfan, akhirnya Kurnia Meiga dan kawan-kawan harus takluk dari tim tamu.

1 komentar: