Sabtu, 26 Maret 2011

KPPN Tetap Lanjutkan Kongres

Ketua Umum Persisam Samarinda, Harbiansyah, terpilih menjadi Ketua Komite Pemilihan.

Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) menggelar kongres sendiri untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan PSSI di Ballroom Hotel Premiere, Pekanbaru, Riau, Sabtu, 26 Maret 2011.

Setelah berhasil masuk Ballroom Hotel Premiere, 78 anggota KPPN langsung menggelar kongres sendiri untuk memilih Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) yang akan bertugas untuk mempersiapkan kongres pemilihan Ketua Umum dan Anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015.

Kongres KPPN yang dipimpin oleh Sekretaris Umum Pengprov Papua, Usman Pakubun, tersebut akhirnya memilih tujuh anggota KP lewat voting. Sedangkan tiga anggota KBP terpilih secara aklamasi. Dari 78 peserta yang mengajukan calon, 74 dinyatakan sah. Sementara empat lagi dinyatakan tidak sah.

Ketua Umum Persisam Samarinda, Harbiansyah Hanafi, terpilih menjadi Ketua KP. Sedangkan Wakil Ketua adalah Wisnu Wardana yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Persebaya.

Sekretaris KP dipercayakan kepada Sekretaris Umum Pengprov PSSI Jambi, Hadiyandra. Empat anggota KP versi KPPN adalah Dirk Soplanit, Mohammad Yasin, Usman Pakubun, dan Erizal Anwar. Cadangan anggota KP adalah Agus Santoso, Sukawi Sutarip, dan Lamber Tukan.

Untuk KBP, yang terpilih adalah Ahmad Riyadh selaku Ketua, Umuh Muchtar selaku Wakil Ketua dan Rio Dinamore sebagai anggota. Cadangan pengganti anggota KBP adalah Dr. Muhdar dan Abdullah Palla.

Hingga saat ini Kongres versi KPPN masih berlangsung. KPPN juga berencana melaporkan hasil kongres mereka kepada FIFA.
Awal kisruh
Kisruh bermula saat pembukaan Kongres PSSI hingga pukul 20.15 WIB tak kunjung dimulai. Padahal, dalam jadwal disebutkan akan dimulai pukul 19.00 WIB.  Akhirnya, peserta Kongres yang tergabung dalam KPPN mendobrak pintu. Mereka lalu beramai-ramai masuk ke ruang sidang sembari berteriak-teriak "Nurdin diktator", "kami punya hak suara", dan lainnya.

Setelah mereka berada di ruang sidang, pengurus pusat PSSI tak juga masuk ruangan. Kongres tak kunjung dibuka. Akhirnya, peserta yang sudah masuk berinisiatif menunjuk lima wakil untuk memimpin sidang. Mereka yang ditunjuk adalah Yusuf Nusi dari Persisam, Umuh Muchtar dari Persib, Lambertus dari NTT, dan Nazarudin dari Aceh.
Kelima pimpinan sidang lalu menyatakan sidang diskor 30 menit guna mengkomunikasikan pembukaan sidang dengan pengurus pusat PSSI. Beberapa menit kemudian, perwakilan Komite Eksekutif PSSI, Brigjen Bernard Limbong, menyatakan pengurus pusat PSSI menyerahkan pembukaan sidang kepada peserta Kongres yang merupakan pemilik suara yang sah. Pada pukul 21.00 WIB sidang dibuka dengan dihadiri 78 orang yang tergabung dalam KPPN. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar