Banyuwangi - Tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian di sekitar wilayah
perairan Banyuwangi, Jawa Timur, hingga Rabu (21/12/2011) malam sudah
menemukan 43 jenazah.
Jenazah itu merupakan imigran gelap asal
Timur Tengah, setelah kapal yang ditumpangi terbalik di Prigi Trenggalek
pada Sabtu (17/12/2011).
"Total yang meninggal dunia 43 orang dan yang selamat 49 orang," kata Kepala SAR III Surabaya, Sutrisno saat dihubungi, Rabu (21/12/2011).
Dari data yang dihimpun detiksurabaya.com, Sebanyak 12 orang ditemukan tewas oleh tim gabungan SAR, Polri dan TNI serta nelayan di wilayah Banyuwangi. Terdiri dari di perairan Silir Agung sebanyak 6 jenazah, Perairan Grajagan 4 mayat dan Pancer Pesanggrahan sebanyak 2 jenazah.
Kemudian sebanyak 28 mayat ditemukan kapal milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) juga di Banyuwangi yakni KRI Untung Suropati sebanyak 7 mayat di Teluk Grajagan dan KRI Oswald Siahaan sebanyak 21 mayat di Teluk Grajagan atau sekitar 5 mil dari Pantai Grajagan.
Sedangkan, korban yang ditemukan selamat sebanyak 49 orang di 3 wilayah yakni Trenggalek, Jember dan Malang. Sebanyak 34 orang korban ditemukan nelayan Prigi di sekitar 25 mil dari daratan Prigi .
2 Orang warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga anak buah kapal (ABK) yang ditemukan nelayan di perairan Sendang Biru Malang. Sedangkan 13 orang korban lagi ditemukan selamat oleh kapal tugboat NTEB Star 21 pengangkut batu bara di Pulau Barong perairan Jember.
Sementara itu, bangkai kapal ini ditemukan tak jauh dari Pulau Nusa Barong atau 6 mil dari bibir Pantai Puger. Lokasi penemuan bangkai kapal ini tak jauh dari tempat penemuan 13 imigran gelap pada Senin (19/12/2011) kemarin.
"Total yang meninggal dunia 43 orang dan yang selamat 49 orang," kata Kepala SAR III Surabaya, Sutrisno saat dihubungi, Rabu (21/12/2011).
Dari data yang dihimpun detiksurabaya.com, Sebanyak 12 orang ditemukan tewas oleh tim gabungan SAR, Polri dan TNI serta nelayan di wilayah Banyuwangi. Terdiri dari di perairan Silir Agung sebanyak 6 jenazah, Perairan Grajagan 4 mayat dan Pancer Pesanggrahan sebanyak 2 jenazah.
Kemudian sebanyak 28 mayat ditemukan kapal milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) juga di Banyuwangi yakni KRI Untung Suropati sebanyak 7 mayat di Teluk Grajagan dan KRI Oswald Siahaan sebanyak 21 mayat di Teluk Grajagan atau sekitar 5 mil dari Pantai Grajagan.
Sedangkan, korban yang ditemukan selamat sebanyak 49 orang di 3 wilayah yakni Trenggalek, Jember dan Malang. Sebanyak 34 orang korban ditemukan nelayan Prigi di sekitar 25 mil dari daratan Prigi .
2 Orang warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga anak buah kapal (ABK) yang ditemukan nelayan di perairan Sendang Biru Malang. Sedangkan 13 orang korban lagi ditemukan selamat oleh kapal tugboat NTEB Star 21 pengangkut batu bara di Pulau Barong perairan Jember.
Sementara itu, bangkai kapal ini ditemukan tak jauh dari Pulau Nusa Barong atau 6 mil dari bibir Pantai Puger. Lokasi penemuan bangkai kapal ini tak jauh dari tempat penemuan 13 imigran gelap pada Senin (19/12/2011) kemarin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar