Sabtu, 08 Desember 2012

Etape 2 Banyuwangi Tour De Ijen Bikin Pembalap Kewalahan

Banyuwangi - Sejumlah pembalap di etape 2 Banyuwangi Tour De Ijen (BTDI) bergelimpangan usai memasuki garis finish. Bahkan Tonton Susanto, rider dari Tim BRCC (Banyuwangi Road Cycling Club) harus dilarikan ke rumah sakit. Tonton disebut mengalami kejang-kejang. Kejadian tersebut berlangsung saat rider nasional ini dalam perjalanan turun Gunung Ijen bersama rombongan timnya.

Dari pantauan, banyak rider lainnya juga mengalami kelelahan. Bahkan beberapa diantaranya pingsan. Ada juga pembalap yang terpaksa diinfus karena dehidrasi.

"Bupati Banyuwangi hebat memilih rute. Tapi saya tidak kapok, tahun depan saya akan ikut lagi," kata Bambang Suryadi, rider Tim PBL Probolinggo, pada detiksurabaya.com di ruang medis Paltuding, Gunung Ijen, Sabtu (8/12/2012). Bambang sendiri sempat mendapatkan perawatan medis akibat mengalami Hypoxemia. Gangguan ini diakibatkan minimnya oksigen di dataran tinggi, serta kelelahan dan presure dehidrasi.  Meski demikian dia menyabet posisi tiga untuk kategori Stage Best Indonesian Rider.

"Banyak yang mengalami presure dehidrasi karena mengalami kelelahan yang tinggi," jelas dr. Oktri Tamara, Anggota Tm Medis BTDI ditemui. Selain cuaca yang terik, medan yang berat membuat para rider untuk mengeluarkan energi lebih. Khususnya medan menuju finish di Paltuding, Gunung Ijen, yang penuh tanjakan esktrim kombinasi kelokan tajam.

Di etape ke 2 ini dimenangi oleh Ki Ho Choi rider asal Hongkong-China. Dia mencatatkan waktu 4 jam 23 menit 59 detik. Di posisi runner up ditempati Oscar Pujol Munoz, pembalap dari tim Polygon Sweet Nice (PSN). Posisi ketiga disusul oleh Nur Amirull Fakhruddin Mazuki, rider dari tim TSG asal Tangerang Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar